Senin, 05 Januari 2009

korban israel


Jumlah Korban Perang di Gaza
Senin, 05 Januari 2009 14:54
Para Korban Perang Gaza
warnaislam.com — Al-Jazeera melansir jumlah korban tewas akibat kekejaman Israel di Gaza hingga saat ini tidak kurang dari 520 jiwa, sementara korban luka-luka lebih dari 2500 orang.
Sumber medis setempat memberikan keterangan jumlah penduduk Gaza yang meninggal sejak Israel melakukan serangan darat telah lebih dari 82 orang. 31 diantaranya adalah anak-anak dan 13 lainnya adalah wanita, sedangkan korban luka-luka mencapai 250 orang.
Sementara itu Hamas menyerukan kepada seluruh elemen kekuatan Palestina untuk adakan pertemuan nasional menghadapi Israel di Gaza

palestina

Sirene Tanda Bahaya Terus Berbunyi, Korban Terus Berjatuhan
Senin, 05 Januari 2009 19:21
Korban Roket Pejuang Palestina
warnaislam.com — Di Israel, sirene-sirene tanda bahaya roket terus berbunyi. Lampu merah yang terus menyala mengisyaratkan kondisi dalam keadaan genting menjadi skala utama di semua alat peringatan tanda bahaya. Sirene-sirene tersebut berbunyi hampir tanpa henti di kota Saderot yang berjarak sekitar 20 Km dari Gaza. Ketika sirene berbunyi maka para warga saling mengatakan "hati-hati... warna merah..."
Para medis zionis sibuk membawa korban roket-roket perlawanan pejuang Palestina. Hal ini menyebabkan seorang pelayan restoran bersembunyi di ruang dapur yang dianggap aman karena takut menjadi sasaran roket-roket Hamas. Para sopir angkutan umum pun terpaksa mencari jalan alternatif untuk rute transportasinya agar tidak menjadi sasaran empuk roket-roket pejuang Palestina.
Demikian pemandangan yang sangat menakutkan dan mencekam dialami oleh warga zionis di berbagai tempat di Israel yg berdekatan dengan Gaza. Semua ini disebabkan oleh terus-menerusnya kekuatan serangan roket yang dilancarkan pejuang palestina.
Di waktu yg sama, warga Israel dan para pemimpin mereka meragukan suksesnya serangan terhadap Gaza dalam upaya menghentikan serangan roket pejuang Palestina. Demikian yang dilansir oleh Washington Post terbitan hari ini dan surat kabar Amerika lainnya. (m/t)